Mar 27

Kegiatan Pekan Mahasiswa

Badan Eksekutif Mahasiswa mengadakan kegiatan pekan mahasiswa dengan tema “kembangkan kreativitas, sportivitas, dan solidaritas yang dilaksanakan pada tanggal 21 maret 2014 s/d 23 maret 2014, adapun kegiatan ini memperlombakan tiga kategori, yang pertama adalah kerajinan tangan mahasiswa dimana yang menjadi dewan juri adalah ibu munawarah,S.Sos,M.AP, kategori kedua adalah debat mahasiswa dengan tema pemilu 2014, adapun yang menjadi juri dalam debat ini adalah bapak Akhmad Riduan,S.Sos,M.AP, bapak Nasripani,S.Sos,MA dan bapak Irza Setiawan,S.Sos,M.AP, kategori ketiga adalah perlombaan sepak bola mini

 

( Saidah Hasbiyah,S.Sos,M.AP, Munawarah,S.Sos,M.AP, Irza Setiawan,S.Sos,M.AP dan Nasripani,S.Sos,MA saat acara pembukaan pekan mahasiswa)

 

( Akhmad Riduan,S.Sos,M.Ap, Nasripani,S.Sos,MA dan Irza Setiawan,S.Sos,M.AP sebagai dewan juri debat mahasiswa)

 

( Suasana lomba debat mahasiswa)

(Beberapa hasil kerajinan tangan mahasiswa)

( Perlombaan sepak bola)

Mar 15

Penyerahan Dana untuk Korban Kebakaran di Desa Rantau Karau Hilir

Musibah kebakaran yang terjadi di desa Rantau Karau Hilir menghanguskan lima buah rumah membuat mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai prihatin, karena itu para mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi STIA Amuntai melakukan penggalangan dana kepada masyarakat untuk membantu korban kebakaran tersebut, penggalangan dana berposko di lampu lampu lalu lintas jembatan paliwara amuntai, kemudian ada juga mahasiswa yang terjun langsung memohon sumbangan menyisiri pasar Amuntai.

Dan penggalangan dana dari masyarakat ini di tambah lagi dengan pengumpulan sumbangan dari mahasiswa/i Sekolah Tinggi per kelas serta tambahan dari yayasan bakti muslimin selaku pengelola kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai, setelah terkumpul rombongan perwakilan badan eksekutif mahasiswa dipimpin oleh dosen Irza Setiawan,S.Sos,M.AP menyerahkan secara langsung hasil pengumpulan dana ini kepada para korban

Adapun dana yang terkumpul adalah

Dari Masyarakat : Rp 1.650.000

Dari Mahasiswa/i : Rp 990.000

Dari Yayasan Bakti Muslimin : Rp 410.000

 

Sehingga total bantuan yang terkumpul adalah Rp 3.050.000 yang di serahkan untuk 5 kepala keluarga korban kebakaran rumah

Dec 19

Sosialisasi Pencegahan Korupsi

Dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia, DPD KNPI Hulu Sungai Utara bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai mengadakan seminar pencegahan perilaku korupsi, acara ini di buka dengan sambutan dari ketua DPD KNPI HSU Yadi Ilhami, kemudian sambutan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai yang kali ini di wakili oleh bapak Irza Setiawan,S.Sos,M.AP serta sambutan perwakilan dari Bupati Hulu Sungai Utara

 

Adapun yang menjadi pembicara pada acara ini dari kejaksaan negeri hulu sungai utara dan dari dosen Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai, Nasripani S,Sos,MA, acara ini di hadiri oleh para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Dec 19

STIA Amuntai telurkan 243 Sarjana

Sekolah Tinggi Ilmu Adimistrasi Amuntai (STIA) kembali melaksanakan kegiatan tahunan berupa pelaksanaan Wisudah ke VIII tahun akedemik 2013/2014. Diketahui tahun ini, pengguruan tinggi itu, kembali menelurkan 243 Wisudawan dan berhak menyandang gelar S.Sos.
Uniknya, dalam kegiatan tersebut, dihadiri sejumlah petinggi daerah, diantaranya Bupati HSU Drs H Abdul Wahid HK MM MS.i. Serta Pimpinan DPRD dan unsur Forum Kemunikasi Pimpinan Daerah.
Sebelumnya, kegiatan yang dipusatkan di Aula Banua Kita Senin (9/12), diawali dengan Rapat Senat Terbuka terlebih dahulu.
Bupati dalam sambutannya, mengaku bangga seiring keberhasilan STIA yang kembali mencetak sarjana baru. Diakuinya, wilayahnya terdapat 4 perguruan tinggi dimana setiap tahunnya menghasilkan lulusan sebanyak kurang lebih 900 orang.
“Saya memohon maaf, karena seleksi CPNS tadi, banyak alumni perguruan tinggi di Amuntai harus melamar keluar daerah. Hal itu karena penentuan penerimaan CPNS ditentukan pemerintah pusat,” sampainya.
Dikatakannya juga, peningkatan kualitas STIA yang memiliki program studi administrasi negara, terlebih lagi program studi administrasi niaga karena sebagian besar masyarakat Amuntai merupakan para pedagang dan pengusaha.
“Seluruh lulusan ini haruslah meningkatkan pengetahuan setelah lulus dan melakukan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya Pimpinan STIA Amuntai Drs H Syahrul Rakhmadi, MS.i menyerukan panjangnya proses perjuangan STIA yang semula bernama Akademi Administrasi (AKAD) yang hanya menyelenggarakan D-III dan dapat berubah status menjadi STIA dan menyelenggarakan pendidikan S-1.
Menurutnya, melalui pendidikan sangat berperan bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Hingga tahun 2013, pihaknya berhasil meluluskan sebanyak 979 orang dengan IPK rata-rata  3,5 dan rata-rata masa kuliah sekitar 4 tahun.
“Hendaknya para wisudawan dapat menempatkan diri sebaik-baiknya ditengah masyarakat dan mengimplimentasikan ilmu yang telah didapat,” ucapnya sembari mengingatkan agar senantiasa megembangkan pengetahuan yang dimiliki serta menjalin komunikasi dengan almamater serta sesama alumni.
Pimpinan Kopertis wilayah XI Kalimantan Prof. DR. Simpun Muladi yang diwakili oleh Kasubag TU Rinawati Agustini, SH, MH mengungkapkan alumni STIA Amuntai agar mampu menciptakan peluang-peluang baru bagi dirinya dan lingkungannya.
“Jangan sampai lulusan STAI berorientasi dan hanya siap bekerja sebagai PNS atau PNS Minded tetapi juga mampu berwirausaha,” pintanya.
Ia menilai berpesan STIA Amuntai dapat mengembangkan mutu dan menyeimbangkan rasio dosen yang dimiliki.  ”Mutu dan kulitas harus lebih baik lagi, korelasi kurikulum harus seimbang dan berorientasi dunia kerja,” tegasnya.
Dosen senior dan luar biasa, Drs. Deli Anhar, MAP meminta STIA Amuntai untuk memaksimalkan agretasi institusi atau kelembagaan. Bahkan alumni MAP Unlam yang tengah menyelesaikan tesisnya di Unibraw Malang ini mengingatkan agretasi institusi sangat menentukan, pasalnya bila tidak dilakukan akan berdampak dengan hasil status kelulusan (ijazah, red) nantinya yang tidak bisa diakomodir dalam dunia kerja.
“Akretasi ini kalau diabaikan, bisa berakibat fatal nantinya. Kalau agretasi program studinya sudah memenuhi standart,” ujarnya.

Sumber : http://www.radarbanjarmasin.co.id/berita/detail/62509/stia-amuntai-telurkan-243-sarjana.html

Dec 19

Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Dalam PEMILU

 

Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014, maka KPU kabupaten Hulu Sungai Utara bekerja sama dengan Ikatan Alumni Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai, acara ini di hadiri oleh para mahasiswa Sekolah Tinggi ilmu Administrasi Amuntai dan mahasiswa Sekolah Tinggi ilmu Pertanian Amuntai. Acara ini di buka oleh bapak Djayeng Turano Gunade,S.Sos,M.AP, merupakan dosen STIA Amuntai sekaligus alumni STIA Amuntai, dalam sambutannya Djayeng memaparkan pentingnya peran masyarakat untuk ikut serta dalam Pemilihan umum guna menentukan arah pembangunan 5 tahun ke depan

Nov 15

Pendidikan Politik Untuk Masyarakat

 

(Pemateri Djayeng Turano Gunade,S.Sos,M.AP, Drs. H Raihani,M.AP, dan Irza Setiawan,S.Sos,M.AP)

 

 

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi STIA Amuntai, mengadakan acara pengabdian masyarakat dengan tema pendidikan politik dalam rangka membangun masyarakat yang cerdas untuk menghadapi pemilu 2014 kepada para warga desa tangga ulin hilir, adapun yang menjadi narasumber adalah Drs. Raihani,M.AP, Djayeng Turano Gunade,S.Sos,M.AP dan Irza Setiawan S.Sos,M.AP.

Acara ini di rencanakan akan di laksanakan di rumah kepala desa tangga ulin hilir, namun karena ada beberapa masalah sehingga tidak memungkinkan untuk di laksanakan di rumah kepala desa, maka acara di laksanakan di kampus sekolah tinggi ilmu administrasi amuntai dengan mengundang para warga desa tangga ulin

Nov 12

Tafakkur Alam ISI

Integrasi Studi Islam (ISI) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai melaksanakan kegiatan tafakkur alam yang berlokasi di tempat wisata Mu’ui Barabai, dalam acara ini para peserta bukan hanya berekreasi saja, tetapi juga merenungkan ciptaan Allah lewat keindahan alam, acara diikuti sekitar 25 peserta mahasiswa ini di isi dengan tausiah dari Irza Setiawan,S.Sos,M.AP (Dosen STIA Amuntai) dan Jumaidi Yasin,S.Sos (Alumni STIA Amuntai) kemudian acara di lanjutkan dengan shalat zuhur berjamaah di mushala tempat wisata mu’ui dan game-game seru

 

Irza Setiawan,S.Sos,M.AP Berfoto bersama peserta tafakkur alam

 

Penyampaian Tausiah di alam terbuka

 

Shalat Zuhur Berjamaah

 

 

Game untuk menguji kedekatan para peserta satu sama lain

 

Sep 30

STIA Amuntai Bantu Rp 18 Juta untuk 16 KK Korban Kebakaran

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Bantuan dana dengan jumlah total Rp 18 juta diserahkan Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Sekolah Tinggi Ilmu Adimistrasi (STIA) Kabupaten HSU, kepada 12 KK yang menjadi korban kebakaran di Jalan Abdul Azis Lorong Swarga Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah.

Dana tersebut merupakan hasil dari aksi penggalangan dana selama tiga hari, bersumber sumbangan dari pengguna kendaraan bermotor di beberapa ruas jalan di Kota Amuntai.

Ketua BEM STIA Amuntai Akhmad Khaidir mengatakan, kegiatan aksi penggalangan dana tersebut merupakan bentuk keperihatinan mahasiswa STIA terhadap para korban kebakaran di gang Swarga.

Selama tiga hari aksi pengalangan dana, berhasil dikumpulkan uang sejumlah diperoleh Rp 16.425.000. Namun oleh pihak yayasan STIA Amuntai jumlahnya kemudian digenapkan menjadi Rp 18 juta.

“Bantuan tersebut sudah kami serahkan Sabtu (28/9) kemarin. Setiap KK korban kebakaran masing-masing mendapatkan bantuan Rp 1,5,” ungkap Khaidir.

Sebelumnya, dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di gang Swarga Jalan Abdul Aziz rt 6 Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (23/9), sekitar pukul 00.15 wita, sebanyak 12 rumah hangus terbakar, dan 39 jiwa terpaksa harus kehilangan tempat tinggal mereka

Sep 21

Kuliah Umum Bupati Hulu Sungai Utara

Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STIA) Amuntai Kabupaten HSU Senin (16/9) mendapat mata kuliah umum yang disampaikan oleh Bupati setempat Drs H Abdul Wahid HK MM MS.i. yang dipusatkan di aula serbaguna perguruan tersebut.
Wahid yang terlihat menyampaikan matari kuliah umunya itu, kepada para Mahasiswa STIA baik yang baru dan lama, memaparkan berbagai macam kegiatan dari pemkab seperti halnya mengenai kesehatan.
Dijelaskannya bapak dua putra itu, pada bidang kesehatan dia akan mewujudkan Poskesdes di setiap desa, sehingga kesehatan warga menjadi terjamin. Usulan ini, kelak akan di ajukan ke Pemerintah Pusat.
“Saat ini kita telah mengusulkan pembangunan Poskesdes di setiap Desa yang ada di Kabupaten HSU. Agar menjamin kesehatan masyarakat di banua ini,” cetusnya. Disampaikannya juga, terkait perekonomian masyarakat, pemerintah daerah tengah meningkatkan upaya pada sektor Perkreditan rakyat melaui BPR (Bank Perkereditan Rakyat) sehingga para pengusaha kecil dan menengah bisa mendapatkan kredit dengan bunga yang sedikit sehingga mereka bisa berusaha.
“Dalam mendukung usaha kecil dan menengah, kami mengupayakan peningkatan di bidang perkreditan rakyat, dengan kredit bunga ringan. Sehingga mereka bisa mempunyai modal untuk melakukan usaha,” sebutnya.
Selanjutnya Bidang Infrastruktur, Wahid mengatakan diupayakan lebih baik dari tahun ke tahun. Sekarang mungkin sudah dirasakan adanya perbaikan jalan, jembatan dan lainnya. Bukan hanya itu, masih kata Wahid, Setiap tahun direncanakan dan dialokasikan untuk perbaikan jembatan dan jalan.
“Tahun ini saja,  ada 29 desa akan mendapatkan dana Rp 250 juta, tiap desa, dan dikelola oleh masyarakat desa demi kepentingan perbaikan jalan dan jembatan di desa. Melalui momen ini, Saya mengajak mahasiswa yang hadi agar bekerjasama dalam mengawasi tiap pembangunan yang berjalan,” ajaknya.
Tak lupa bupati warga HSU itu, membuka sesi tanya jawab. Dimana salah seorang mahasiswa Rosy (20) yang menanyakan untuk kerja honorer dihapuskan, bagaimana nanti kedepannya para mahasiswa lulusan dari STIA Amuntai ini.
Bupati HSU menjawab, untuk bersekolah adalah niat yang paling utama dalam menuntut ilmu,dan untuk penerimaan CPNS memang peluangnya lebih sedikit. PNS di HSU berjumlah 6000,dan mahasiswa dari HSU berjumlah lebih dari 2000,maka pastinya ada yang tidak terakomodir.
Sementara tenaga Honorer, Wahid mengatakan bahwa untuk Tenaga honor dari tahun 2010 sudah ada ketentuan untuk mengurangi tenaga honor dan hingga sekarang masih berlaku bahwa tenaga honor dilarang, dan tidak ada pengangkatan tenaga honor.
” Tenaga honor bukannya dihilangkan, akantetapi dilarang untuk mengangkat tenaga honorer, terhitung tahun 2010 sampai sekarang,” ungkap mantan Jurnalis itu, seraya berpesan kepada kaum intelektual Amuntai, untuk tidak melirik PNS sebagai tujuan.

 

Sumber : http://www.radarbanjarmasin.co.id/berita/detail/53029/bupati-minta-mahasiswa-awasi-pembangunan.html

Sep 20

STIA Amuntai bersilaturahmi dengan Universitas Paramadina Jakarta

 

Dalam rangka program kerjasama serta meningkatkan mutu pendidikan kepada Mahasiswa, maka Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi STIA Amuntai bersilaturahmi dengan Universitas Paramadina Jakarta, dalam pertemuan yang singkat ini, pihak dosen serta staf akademika STIA Amuntai saling bertukar pikiran dan berbagi informasi dengan para Staf Akademika dan para Dosen Universitas Paramadina Jakarta, banyak hal yang di bahas di antaranya tentang mata kuliah pilihan, mata kuliah wajib, kegiatan kemahasiswaan, dan lain sebagainya, acara ini di mulai dengan pemaparan propil Universitas Paramadina Jakarta dan Propil Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai, dalam wacana yang santai, bapak Wijayanto Samirin,MPP, Deputy Rector for Administrasion, Operation, and Finance Universitas Paramadina Jakarta meminta tanda tangan kepada bapak Irza Setiawan,S.Sos,M.AP terhadap buku yang di karang beliau untuk menambah koleksi buku perpustakaan di universitas Paramadina  Jakarta, acara di tutup dengan pemberian kenang-kenangan berupa buku pedoman Universitas Paramadina Jakarta, dan shalat jumat di masjid universitas tersebut

Older posts «